Washington, LiputanIslam.com—Pejabat dari Partai Demokrat mengecam klaim Presiden Donald Trump bahwa Barack Obama telah melakukan penyadapan terhadapnya selama kampanye pemilihan presiden 2016.

Dalam wawancara dengan NBC, Pemimpin Minoritas Senat Charles Schumer mengatakan bahwa klaim tersebut menunjukkan bahwa “sang presiden sedang dalam masalah.”

“[Klaim tersebut] merusak penilaian masyarakat terhadap pemerintah,” kata Schumer. “Jika dia berbohong dan menyebarkan informasi salah seperti ini, itu adalah perbuatan yang sangat buruk.”

Selain Schumer, Bernie Sanders dan Pemimpin Minoritas Nancy Pelosi juga menyatakan kecaman terhadap Trump.

Sebelumnya, Trump menulis dalam akun twitter @realDonaldTrump, ’’Saya berani taruhan, seorang pengacara jempolan akan bisa memerkarakan Presiden Obama yang menyadap telepon saya pada Oktober tahun lalu menjelang pilpres!’’

Begitu netizen ramai menggunjingkan tudingan Trump tersebut, juru bicara Obama langsung menanggapi. Kevin Lewis menyatakan bahwa tuduhan itu bohong.

’’Aturan utama pemerintahan Obama adalah tidak boleh ada pejabat Gedung Putih yang mencampuri investigasi independen. Karena itu, Obama atau pejabat Gedung Putih tidak pernah memerintahkan atau malah menyadap telepon warga sipil,’’ paparnya.

Klaim tak berdasar yang dikeluarkan Trump dan kekisruhan politik Amerika terkait hubungan dengan Rusia menurut banyak analis akan menyebabkan ketegangan dan kekacauan dalam pemerintahan baru negara tersebut. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL