Tel Aviv, LiputanIslam.com–Menteri hubungan militer Israel, Avigdor Lieberman, mengatakan bahwa anggota Knesset (parlemen) akan merundingkan undang-undang baru yang mempermudah penjatuhan hukuman mati bagi warga Palestina.

Hukuman mati ini akan diberikan kepada warga Palestina yang melakukan penusukan atau serangan dengan mobil.

“Setelah lebih dari tiga tahun berjuang dengan keras kepala, hukuman mati … akhirnya akan dibawa ke komite hukum pada Rabu depan [14 November],” tulis Lieberman dalam sebuah unggahan resmi di Twitter.

“Kami tidak akan melunak atau berhenti menyelesaikan misi ini,” tambahnya.

RUU ini telah diloloskan oleh parlemen lewat pemungutan suara awal pada bulan Januari lalu. Supaya

RUU itu akan mempermudah persyaratan bagi pengadilan militer Israel di Tepi Barat yang hendak menghukum mati warga Palestina. Aturan yang berlaku sekarang adalah, harus ada tiga hakim militer yang menyetujui hukuman mati dengan suara bulat di pengadilan militer.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pun beberapa kali menyatakan dukungan atas RUU ini. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*