turis korselSeoul, LiputanIslam.com — Kunjungan wisatawan ke Korea Selatan (Korsel) mengalami penurunan akibat kekhawatiran virus MERS yang menjangkiti negara itu.

Menurut laporan Korea Tourism Organization (KTO) jumlah kunjungan wisatawan turun lebih dari 40 persen untuk periode bulan Juni, dibandingkan angka tahun lalu. Demikian seperti dilansir Press TV, Selasa (21/7).

Pada bulan Juni lalu angka kunjungan wisawatan asing ke Korsel hanya 750.000, jauh di bawah kunjungan tahun lalu yang mencapai lebih dari 1,2 juta.

Para pejabat setempat mengingatkan bahwa kerugian akibat penurunan itu bisa mencapai $10 miliar.

Awalnya tahun 2015 ini kunjungan wisawatan ke Korsel cukup menjanjikan, dengan jumlah kunjungan yang meningkat 10,7 persen pada bulan Januari lalu dibandingkan bulan yang sama tahun 2014. Namun pada bulan Mei kondisi berubah setelah munculnya laporan pertama kasus penyakit MERS pada tanggal 20. Wabah itu terus meluas hingga jumlah korban mencapai 36 orang, dan menimbulkan kepanikan calon wisatawan yang hendak datang ke Korsel, sehingga membatalkankannya.

“Karena wabah MERS, para turis asing termasuk dari Cina, membatalkan kunjungannya ke negera ini bulan lalu,” kata jubir KTO.

Ia menambahkan, jika kondisi tidak berubah maka target kunjungan wisatawan asing sebanyak 16,2 juta pada tahun ini akan mengalami kegagalan.

Cina, negara asal wisatawan asing terbesar ke Korsel menunjukkan penurunan yang signifikan sebesar 45%. Sementara kunjungan wisatawan dari Taiwan dan Hong Kong melorot 76 persen dan 75 persen.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL