protes petani perancisParis, LiputanIslam.com — Ratusan petani Perancis memblokir jalan raya yang menghubungkan Jerman dan Spanyol sebagai aksi protes atas merosotnya harga daging dan susu. Sekitar 300 truk yang mengangkut produk-produk sejenis dari luar dipaksa balik arah.

Aksi protes ini telah berjalan selama lebih dari 2 minggu. Demikian kantor berita Russia Today melaporkan, Senin (27/7).

Sekitar seribu petani di wilayah Alsace yang berbatasan dengan Jerman menggunakan traktor-traktor untuk memblokir jalanan untuk menghentikan truk-truk dari Jerman yang menyeberangi Sungai Rhine.

“Produk-produk kami tidak untuk dijual murah,” kata Franck Sander, pemimpin asosiasi petani lokal FDSEA kepada AFP.

“Ini adalah jalan akhir. Kami bosan terus-menerus dirampok,” kata Dominique Daul, pemimpin asosiasi petani lainnya Bovinae National Federation kepada media lokal l’Alsace.

Para petani mengaku telah memerintahkan sekitar 300 truk dari Jerman untuk balik arah di wilayah Alsace pada hari Senin, dan mereka bertekad akan meneruskan aksinya.

Situasi yang sama terjadi di jalan raya A645 di wilayah Haute-Garonne di barat-daya Perancis yang berbatasan dengan Spanyol. Sekitar 100 petani menjarah puluhan truk dan mengancam akan mengosongkan semua truk yang mengangkut daging dan buah-buahan dari Spanyol. Setidaknya 10 traktor memblokir jalan raya tersebut sehingga menimbulkan kemacetan hingga 4 km.

Sebelumnya para petani juga telah melakukan aksi menumpahkan barang-barang busuk dan pupuk kandang di depan supermarket-supermarket.

Menteri Pertanian Stéphane Le Foll mengatakan bahwa sekitar 10 persen produser bahan-bahan pertanian dan peternakan terancam bangkrut dan menyebut situasinya sebagai ‘krisis pertanian’. Otoritas Perancis menyebut hutang yang ditanggung para petani mencapai €1  miliar atau lebih dari Rp12 triliun.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL