perawat indiaNew Delhi, LiputanIslam.com — Sekelompok perawat asal India yang terperangkap dalam pertempuran di Irak akhirnya kembali ke negerinya. Ke 46 perawat itu diterbangkan ke India Sabtu (6/7) dengan pesawat Air India, dan telah kembali ke kampung halamannya di kota Kochi dengan disambut meriah oleh kerabat dan teman-teman.

Mereka terjebak dalam pertempuran di kota Tikrit saat bekerja di sebuah rumah sakit selama lebih dari seminggu, setelah kelompok ISIS menguasai sebagian kota itu.

Sekitar 10.000 pekerja India bekerja di Irak, dan sebagian dari mereka telah pulang ke negerinya sejak serangan kelompok ISIS dimulai.

“Kami sangat bahagia bisa terbebas,” kata Marina Jose, salah satu di antara perawat itu kepada NDTV dan dikutip kantor berita Inggris BBC.

“Kami tidak menyangka bisa keluar dari sana karena situasinya yang sangat buruk,” tambahnya.

Keluarga dan teman-teman telah menunggu para perawat itu di bandara Kochi hari Sabtu (5/7). Kedatangan mereka pun mendapat perhatian luas media-media massa India.

Di antara yang menyambut mereka adalah gubernur Provinsi Kerala, Oomen Chandy. Kelompok-kelompok politik juga mengirim wakilnya untuk menyambut mereka.

Situasi sebenarnya yang mengantarkan pembebasan mereka masih belum jelas, namun para perawat itu mengaku tidak mendapat perlakuan buruk oleh para anggota ISIS, meski mereka sempat ketakutan melihat bom-bom dan senjata yang dibawa mereka.

Beberapa laporan menyebutkan, para perawat itu dibawa ke Mosul sebelum dibebaskan. Namun laporan lain menyebutkan hal berbeda. Sebuah pesawat charteran lain yang memuat 100 warga India juga baru saja meninggalkan Irak menuju India.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL