doctorsCaracas, LiputanIslam.com — Hari Dokter Nasional (National Doctors Day) , Senin(11/3), diperingati para dokter pendukung maupun penentang pemerintahan Venezuela dengan berdemo di seluruh penjuru negeri.

Para dokter pro-pemerintah berkumpul di depan istana kepresidenan  Caracas dimana sebelumnya, Presiden Meduro pernah menjanjikan untuk menyelesaikan semua permasalahan sistem pelayanan kesehatan. Sedangkan di hari yang sama, pendemo anti-pemerintah memenuhi jalan-jalan di Caracas menyuarakan minimnya fasilitas pelayanan kesehatan dan kurangnya obat-obatan.

Menurut laporan, bentrokan pecah antara pendemo anti-pemerintah dengan petugas keamanan selama demonstrasi berlangsung. Daniel Ceballos, Walikota San Cristobal di negara bagian barat Tachira, mengatakan bahwa setidaknya tiga orang luka-luka dan seorang lainnya ditahan Garda Nasional Venezuela. Bentrokan terjadi setelah polisi melempar gas air mata dan menembakkan peluru karet kepada para pendemo.

Di wilayah barat kota Merida, seorang warga Chili berusia 47 tahun dilaporkan tertembak mati saat sedang membersihkan jalanan di depan rumahnya. Pemerintah sendiri belum mengkonfirmasi hal itu.

Venezuela telah diguncang berbagai aksi demo menentang dan mendukung pemerintahan Presiden Maduro sejak 12 Februari lalu. Oposisi mengklaim bahwa pemerintahan Maduro bertanggung jawab atas tingginya angka kriminalitas dan kesulitan ekonomi, mereka beranggapan bahwa kebijakan Maduro telah mengakibatkan tingginya inflasi dan kelangkaan bahan pangan.

Tahun lalu, tingkat inflasi Venezuela melonjak 56,2 persen, tiga kali lipat lebih tinggi dari rata-rata 20,1 persen sebagaiman tercatat di tahun 2012.

Maduro sendiri menyayangkan kekerasan yang terjadi. Ia menyatakan bahwa demonstrasi Venezuela  ditunggangi oleh elemen fasis yang ingin mengusirnya. Maduro menuding Amerika Serikat mendukung oposisi untuk melakukan kudeta. Tuduhan itu terkait dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry bahwa pemerintahannya telah menggunakan kekuatan yang berlebihan terhadap demonstran. Maduro menganggap perkataan Kerry itu seakan memberikan lampu hijau agar pengunjuk rasa meneruskan protesnya.(lb/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL