reaktor kaliforniaLos Angeles, LiputanIslam.com — Para ahli nuklir AS mengkhawatirkan kondisi keamanan satu-satunya reaktor nuklir di negara bagian Kalifornia yang beroperasi, di Diablo Canyon, terkait terjadinya gempa bumi terhebat sejak 25 tahun terakhir, minggu lalu. Demikian laporan Associated Press, Selasa (26/8).

Kantor berita Amerika itu berhasil mendapatkan salinan laporan setebal 42 halaman yang ditulis oleh pakar nuklir terkemuka di Kalifornia yang selama 5 tahun menjadi ketua tim pengawas reaktor nuklir tersebut.

Ditulis tahun 2013, laporan itu mendesak pemerintah untuk menutup reaktor itu hingga diadakan penyelidikan yang membuktikan reaktor mampu bertahan dari gempa hebat.

Peck tidak menyebut reaktor itu tidak aman, hanya memastikan kembali raktor itu aman menghadapi situasi gempa hebat yang seringkali terjadi di Kalifornia, terutama karena reaktor tersebut sudah cukup tua umurnya.

Michael Peck juga menyebutkan bahwa Komisi Pengawas Nuklir (NRC) tidak menerapkan standar keamanan yang telah dibuatnya dalam operasional reaktor nuklir Diablo Canyon.

Sebuah LSM lingkungan “Friends of the Earth” juga mendapatkan salinan laporan tersebut, demikian laporan situs berita The Wire, Senin (25/8).

“Kami setuju dengannya (Michael Peck), bahwa reaktor Diablo Canyon adalah riskan dan harus ditutup dengan segera. Daripada NRC menyembunyikan hal ini, harus ada penyelidikan menyeluruh melalui dengar publik untuk menentukan apakah reaktor ini bisa beroperasi dengan aman,” tulis situs tersebut mengutip pernyataan Damon Moglen, penasihat strategis “Friens of the Earth”.

Pacific Gas and Electric Company, yang mengoperasikan reaktor Diablo Canyon, sebaliknya memastikan bahwa reaktor itu telah menjalani uji ketahanan gempa bumi dan dinyatakan “aman”.

Gempa bumi dengan kekuatan lebih dari 6 SR yang melanda Kalifornia minggu lalu mengakibatkan 120 orang mengalami luka-luka dan menimbulkan kerugian hingga lebih dari $1 miliar.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL