obama williamWashington DC, LiputanIslam.com — Pangeran William (The Duke of Cambridge) bertemu Presiden AS Barack Obama di Gedung Putih dalam rangkaian kunjungannya di AS selama 3 hari. Ini adalah pertemuan resmi pertama 2 tokoh internasional yang paling banyak disorot media massa.

Pangeran William menggelar petemuan dengan Obama di Oval Office, Gedung Putih, sebelum berpidato di depan Bank Dunia tentang kejahatan terhadap binatang liar. Sementara sang istri Putri Catherine mengunjungi pusat penampungan anak-anak di New York.

Pasangan itu tiba di New York hari Minggu (7/12) dan William terbang ke Washington sendirian pada hari Senin (8/12).

Kepada Presiden Obama di Gedung Putih, William menyebut kelahiran anaknya, Pangeran George, beberapa waktu lalu sebagai “hal yang paling menyenangkan, dan lainnya adalah kekacauan”. Ia juga menyebut bahwa 2015 akan menjadi tahun yang sibuk, karena istrinya akan memberikan anak keduanya.

Sementara itu Obama menyinggung perhatian William terhadap binatang-binatang yang terancam punah sebagati “pekerjaan yang sangat penting”. Demikian BBC News melaporkan, Senin (8/12) petang.

Dalam pidatonya di depan Bank Dunia seusai pertemuan dengan Obama, William menyebut perdagangan binatang-binatang liar sebagai “bentuk kejahatan dan korupsi yang paling buruk di dunia saat ini”.

“Dalam pandangan saya, salah satu bentuk korupsi dan kejahatan yang paling busuk adalah perdagangan ilegal binatang liar,” kata William dalam pidatonya di hadapan Bank Dunia.

Ia juga menuduh para pedagang binatang ilegal sebagai “merampok dunia untuk memuaskan nafsu bodoh manusia (atas benda-benda eksotik dari binatang)”.

Pangeran William adalah pendiri organisasi “payung” United for Wildlife yang bertujuan menjaga binatang-binatang dan habitat-habitat paling terancam di bumi. Ia juga menjadi penyantun utama “Tusk”, yayasan yang bergerak di bidang perlindungan alam liar dan peningkatan kesejahteraan di 17 negara-negara Afrika, sejak tahun 2005.

Sebelum kuliah di St Andrews University, Pangeran William juga pernah tinggal selama setahun di Afrika, mempelajari kehidupan liar Afrika dan perlindungannya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL