Yerussalem,LiputanIslam.com—Putusan pengadilan Israel untuk memperpanjang penutupan Bab Al-Rahmah telah menuai kecaman dari rakyat Palestina.

Menlu Palestina, seperti dikutip Memo pada Minggu (17/3), mengatakan bahwa putusan ini bertujuan untuk memperkuat cengkraman Israel di komplek Masjid Al-Aqsa.

Sementara itu, Dewan Umat Muslim Tertinggi Yerussalem, menjelaskan pengadilan Israel tidak memiliki hak hukum atas komplek Masjid Al-Aqsa. Atas dasar itu, maka putusan pengadilan Israel itu tidak sah.

Bab Al-Rahmah pertama kali ditutup oleh Israel pada 2003. Pada 2017, perintah penutupan itu sempat diperbarui kembali.

Pada pertengahan Februari, Otoritas Keagamaan di Yerussalem yang dikelola oleh Yordania telah membuka kembali Bab Al-Rahmah, menyusul aksi protes yang dilakukan oleh orang-orang Palestina.

Namun pada Minggu lalu, Israel melalui putusan pengadilannya kembali menginstruksikan agar Bab Al-Rahmah ditutup lagi.(fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*