Al Manatir protest village, Burin, West Bank, 2.2.2013Ramallah, LiputanIslam.com — Organisasi kemanusiaan Palang Merah Internasional melakukan aksi protes terhadap Israel dengan menghentikan pengiriman bantuan tenda dan peralatan pemukiman kepada para penduduk Palestina yang terusir di Lembah Jordan, Tepi Barat. Aksi protes dilakukan setelah Israel melakukan tindakan-tindakan penghadangan dan perampasan bantuan kepada para penduduk.

“Kami menunda pengiriman tenda-tenda dan material pemukiman karena kami melihat satu pola hambatan dan perampasan-perampasan sejak awal tahun 2013,” kata Jon Martin Larsen, jubir International Committee of the Red Cross (ICRC), hari Kamis (6/2).

Menurut kantor James Rawley, koordinator bantuan kemanusiaan PBB di wilayah pendudukan Palestina, selama tahun 2013 terdapat lebih dari 1.000 penduduk Palestina yang terusir di Tepi Barat dan Al Quds (Jerussalem) Timur setelah rumah-rumah mereka dihancurkan Israel.

Sebagaimana dilaporkan berbagai media internaisonal termasuk situs LiputanIslam.com, pada hari Senin lalu (3/2) tentara Israel telah menyerbu Al Awdeh, sebuah desa Palestina yang telah dihancurkan Israel dan menjadi lokasi aksi unjuk rasa warga Palestina dan para aktifis kemanusiaan internasional. Dalam aksi tersebut tentara Israel menghancurkan dan merampas tenda-tenda yang didirikan warga Palestina dan pengunjuk rasa. Tentara Israel juga menahan beberapa aktifis kemanusiaan dan warga.

Aksi protes dengan membangun tenda-tenda tersebut dilakukan sejak hari Sabtu (1/2) sebagai aksi protes terhadap upaya Israel untuk merampas tanah-tanah milik warga Palestina di kawasan tersebut.

Para aktifis bertekad untuk terus melanjutkan aksi menentang rencana Israel untuk membangun pemukiman-pemjukiman ilegal di wilayah pendudukan dengan mengorbankan warga Palestina yang tidak lain adalah penduduk asli yang telah tinggal di Palestina selam ribuan tahun.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL