agen fbi ditangkapKarachi, LiputanIslam.com — Polisi Pakistan menangkap seorang agen intelijen FBI sesaat akan terbang dari Karachi menuju Islamabad, Senin (5/5). Agen FBI ini ditemukan membawa 19 butir peluru 9 milimeter dan tiga pisau didalam tasnya. Kini ia harus menghadapi tuduhan kejahatan terorisme.

“Kami telah mengirimkan laptopnya dan beberapa gadget untuk melakukan uji forensik,” kata Rao Anwaar, aparat polisi Pakistan kepada media.

Polisi memulai pemeriksaan terhadap agen FBI itu pada hari Rabu (7/5). Selama pemeriksaan itu ia didampingi oleh pejabat dari Kedutaan Amerika di Islamabad.

CNN menyebutkan agen FBI itu bernama Joel Cox yang diminta untuk memberikan pelatihan anti-korupsi kepada polisi setempat. Di Pakistan, orang yang bekerja untuk FBI dan badan intelijen Amerika lainnya diizinkan membawa senjata. Namun, Cox harus menghadapi persidangan di pengadilan pada Selasa lalu  (6/5) dengan dakwaan terorisme.

Agen FBI tersebut, menurut pejabat penegak hukum Amerika Serikat, tiba di Karachi pada tanggal 1 Mei untuk menghadiri satu program gugus tugas antikorupsi.

Penangkapan agen intelijen FBI tersebut merupakan insiden terbaru setelah hubungan kedua negara memburuk pasca aksi teror 11 September 2001 yang meluluhlantakkan gedung WTC di Manhattan, New York, Amerika Serikat.

Baik pihak polisi Pakistan maupun Kedutaan Amerika di Islamabad menolak memberikan penjelasan tentang penangkapan tersebut.

Ini bulanlah penangkapan pertama agen inteligen Amerika oleh Pakistan. Beberapa waktu lalu seorang agen CIA ditangkap polisi setelah terlibat penembakan seorang aparat keamanan Pakistan. Namun ia dibebaskan setelah dipaksa meminta ma’af pada keluarga korban dan membayar denda.(ca/cnn.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL