serangan teror pakistanIslamabad, LiputanIslam.com — Pengadilan militer Pakistan menjatuhkan hukuman mati terhadap tujuh orang pelaku serangan maut di sekolah umum milik tentara di Peshawar bulan Desember 2014 lalu. Sebanyak 150 orang, terutama anak-anak, tewas dalam serangan keji itu.

Menurut laporan yang dirilis oleh Directorate of Inter-Services Public Relations (ISPR) atau humas militer Pakistan, keputusan itu telah disetujui oleh Kastaf Gabungan Jendral Raheel Sharif pada hari Kamis (13/8).

“Para terdakwa mendapatkan pengadilan yang adil dengan mengikuti proges legal formal dan memberikan mereka kesempatan pembelaan diri,” demikian keterangan ISPR seperti dilansir Press TV.

Menurut keterangan itu, 5 dari pelaku berasal dari kelompok Tawhid-wal-Jihad Group (TJG), sedangkan 2 orang lainnya dari Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) dan Jaish-e-Mohammed. Selain itu seorang terdakwa lainnya, Muhammad Farhan dari kelompok TTP divonis hukuman penjara seumur hidup.

ISPR tidak menyebutkan kapan eksekusi atas putusan itu akan dilakukan, sebaliknya menyebutkan bahwa mereka masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding.

Mereka yang divonis itu sebenarnya tidak terlibat langsung dalam serangan karena para pelaku serangan sendiri tewas dalam peristiwa itu.

Perisrtiwa itu mendorong pemerintah mencabut moratorium hukuman mati yang diterapkan pada tahun 2008. Sekitar 200 orang dihukum mati sejak pencabutan itu, namun banyak dari mereka bukan pelaku terorisme.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL