Taliban- militantsIslamabad, LiputanIslam.com Para pejabat senior  Pakistan, hari Minggu (2/3), memutuskan untuk menghentikan serangan udara terhadap para gerilyawan Thaliban di wilayah paling bergolak. Hal itu sebagai tanggapan atas pengumuman gencatan senjata sebulan penuh oleh para militan Thaliban sehari sebelumnya.

“Setelah pengumuman positif dari Thaliban kemarin, pemerintah memutuskan menghentikan sementara serangan udara yang terus berlangsung selama beberapa hari terakhir,” jelas Menteri Dalam Negeri Pakistan, Chaudhry Ali Khan dalam pernyataannya, Minggu (2/3) kemarin.

“Bagaimanapun juga pemerintah dan Angkatan Bersenjata Pakistan tetap berhak untuk memberi tanggapan atas setiap aksi kekerasan yang dilakukan (oleh Thaliban),” tambahnya.

Pemerintah beranggapan bahwa hal ini membuka jalan bagi perundingan damai selama pihak Thaliban menghormati gencatan senjata.

Sebenarnya perundingan damai telah diupayakan oleh Islamabad  demi mengakhiri kekerasan yang terus terjadi di negara itu. Namun upaya damai terbentur pada penculikan dan pembunuhan yang dilakukan sejumlah militan Thaliban terhadap dua puluhan prajurit di wilayah barat laut yang kerap bergolak, dua minggu yang lalu.

Pakistan  dicengkeram oleh kekerasan mematikan sejak tahun 2001, setelah Islamabad bergabung dengan AS melakukan kampanye perang melawan teror. Menurut pihak berwenang Pakistan, hampir 50.000 orang telah kehilangan nyawa akibat konflik itu.

Para militan sangat aktif di wilayah-wilayah pedalaman Pakistan yang berbatasan dengan  Afghanistan. Mereka ingin menggulingkan pemerintahan dan memberlakukan hukum Wahhabi di seluruh negeri.(lb/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*