pembom mumbaiNew Delhi, LiputanIslam.com — Otoritas Pakistan membebaskan tersangka dalang serangan teror Mumbai, India tahun 2008 dengan jaminan. Langkah ini kontan menuai kemarahan dari pemerintah India.

Zaki-ur-Rehman Lakhvi, yang dituduh mendalangi serangan yang menewaskan 166 orang itu dinyatakan bebas dengan jaminan, hari Kamis malam (9/4) waktu setempat. Pemerintah India mengecam pembebasan tersebut sebagai “penghinaan” bagi para korban serangan yang berlangsung selama 3 hari di Mumbai tersebut.

Kelompok militan terlarang Pakistan, Lashkar-e-Taiba (LeT) dituduh mendalangi serangan teror tersebut.

Berita pembebasan Lakhvi dikonfirmasi oleh sayap organisasi amal LeT, Jamaat-ud-Dawa (JuD).

“Zaki-ur-Rehman Lakhvi telah dibebaskan dari penjara. Dia kini bebas dan berada di tempat yang aman,” ujar seorang pejabat senior JuD kepada AFP, seperti dilansir BBC News, Jumat (10/4).

“Kami tak bisa katakan di mana persisnya dia saat ini karena alasan keamanan,” tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah Pakistan telah berulang kali mengeluarkan perintah penahanan Lakhvi, namun hakim-hakim berulang kali membatalkan perintah penahanan tersebut. Sampai akhirnya pada Kamis (9/4) kemarin, Pengadilan Tinggi Lahore memerintahkan pembebasan bersyarat Lakhvi dengan jaminan dua juta rupee (US$ 20.000).

Juru bicara Kemendagri India seperti dilansir AFP, Jumat (10/4) mengecam keras pembebasan Lakhvi.

“Ini pengumuman yang sangat mengecewakan. Sebuah penghinaan bagi para korban serangan Mumbai 26/11. Komunitas global harus memberikan catatan serius atas standar ganda Pakistan pada terorisme,” kata juru bicara Kemendagri India.

Lakhvi dan enam tersangka lainnya telah didakwa di Pakistan atas serangan teror Mumbai, namun kasus-kasus mereka nyaris tanpa kemajuan dalam lima tahun lebih ini.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL