jeans indiaNew Delhi, LiputanIslam.com — Dikabarkan telah menuntut pelarangan atas celana jeans, organisasi sayap pemuda partai penguasa India, Akhil Bharat Hindu Mahasabha menyebutkan pihaknya menuntut dilarangnya pakaian seksi (minim) termasuk celana pendek jeans (capris).

“Kami tidak melarang wanita memakai celana jeans, namun kami menentang wanita-wanita berpakaian minim,” kata jubir Akhil Bharat Hindu Mahasabha (ABHM), Lalit Bhardwaj kepada media India awal pekan ini sebagaimana dilaporkan situs india.com.

Pernyataan itu untuk menanggapi keberatan sejumlah besar wanita atas adanya isu pelarangan celana jeans yang disebut-sebut dikeluarkan oleh organisasi pemuda partai penguasa Bharatiya Janata Party, ABHM. Para wanita itu menyebut celana jeans lebih aman digunakan untuk menjaga mereka dari perkosaan dibandingkan sari, baju tradisional India.

Perkosaan memang menjadi isu yang mencemaskan di India akhir-akhir ini setelah munculnya kasus-kasus perkosaan yang mengundang perhatian luas masyarakat India hingga dunia.

Sebelumnya pada akhir bulan lalu ABHM menuntut agar aturan ketat mengenai pakaian (dress code) diterapkan dan telepon genggam dilarang di sekolah-sekolah dan universitas untuk menghentikan aksi-aksi asusila yang meningkat akhir-akhir ini.

“Pakaian harus menutupi tubuh dan sopan. Lebih jauh para wanita harus dilarang memakai celana jeans ketat dan top,” kata wakil presiden ABHM, Dharmapal Siwach kepada reporter.

Masalah susila kini tengah menjadi isu hangat di India. Baru-baru ini artis top Bollywood Gauhar Khan ditampar dan dicaci maki oleh seorang audien saat menjadi “host” acara televisi “Bigg Boss 7” yang disiarkan secara live. Penampar yang kemudian ditahan polisi itu menuduh Khan telah bertindak tidak pantas sebagai seorang muslimah.

Baru-baru ini organisasi Aligarh Muslim University melarang mahasiswi masuk ke perpustakaan dengan alasan kehadiran mereka mengganggu konsentrasi membaca para mahasiswa.

Di sisi lain di negara bagian Kerala, anak-anak muda menggelar aksi “ciuman cinta” sebagai protes atas aksi-aksi yang dilancarkan untuk membatasi kebebasan mereka.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL