Washington, LiputanIslam.com—Sejumlah peretas dilaporkan menerobos jaringan komputer milik perusahaan AS yang mengoperasikan stasiun pembangkit tenaga nuklir sejak bulan Mei lalu.

Departemen Keamanan Dalam Negeri  dan FBI mengumumkan informasi tersebut pada minggu lalu, seperti dilansir oleh New York Times pada Kamis (6/7/17).

Salah satu perusahaan yang menjadi target peretasan adalah Wolf Creek Nuclear Operating Corporation di Kansas, AS.

Dalam laporan yang dirilis pada 28 Juni lalu, tidak dijelaskan apakah serangan ini termasuk aksi spionase, penghancuran operator pembangkit, atau pencurian data rahasia.

New York Times  menyebutkan, “tidak ada indikasi bahwa para peretas berhasil masuk ke sistem kontrol komputer pembangkit.”

Informasi dari Times ini telah dikonfirmasikan oleh ahli keamanan yang menangani serangan ini. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL