AL BASHIRKarthoum, LiputanIslam.com — Presiden inkumben Sudan Omar al-Bashir berhasil mempertahankan kursi kepemimpinannya setelah berhasil memenangkan pilpres negara itu yang digelar 13-15 April lalu. Dengan demikian Bashir mempertahankan kursi kepresidenan yang diraihnya melalui kudeta tahun 1989.

Seperti dilansir Press TV, Komisi Pemilu Sudan hari Senin (27/4) mengumumkan kemenangan Bashir (71 tahun) dengan raihan suara mencapai 94,5 persen untuk mempertahankan kekuasaan hingga 5 tahun ke depan.

Dalam pilpres kali ini Bashir harus bersaing melawan 15 kandidat lain yang kurang dikenal publik, dalam pemilihan umum yang diikuti oleh 46,4% dari pemilik suara.

Sementara itu dalam pemilihan legislatif yang digelar serentak dengan pilpres, partai pimpinan Bashir, National Congress Party (NCP), berhasil mendominasi parlemen, mengalahkan 44 partai politik lainnya. Sementara itu partai-partai oposisi utama memboikot pemilihan umum yang berlangsung tiga hari itu.

Sebanyak 15 lembaga pengawas internasional mengawasi jalannya pemilihan umum, termasuk Liga Arab dan Uni Afrika. Demikian pernyataan Komisi Pemilu Sudan. Sementara AS dan Uni Eropa mengkritik pemilihan ini sebagai tidak kredibel, setelah Bashir dan NCP menolak menggelar dialog nasional dengan oposisi.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL