topanTokyo, LiputanIslam.com — Seperti telah diramalkan sebelumnya, hari Selasa (8/7) topan Neoguri akhirnya menerjang Pulau Okinawa Jepang, memporak-porandakan rumah dan bangunan hingga menewaskan sejumlah orang.

Dilaporkan oleh BBC, ratusan ribu warga Okinawa harus tinggal di tempat pengaman selama topan berkecepatan mencapai 252 km/per-jam menerjang.

Penerbangan dan angkutan ferry dihentikan, sementara sekolah-sekolah diliburkan. Topan juga mennumbangkan pepohonan dan merobohkan bangunan-bangunan kayu.

Otoritas Jepang menyebutkan 2 orang tewas dan setidaknya 4 orang terluka akibat topan ini.

Sekitar 590.000 penduduk lokal di seluruh Okinawa disarankan tetap tinggal di rumahnya atau tempat perlindungan umum.

Saat ini topan telah melintasi Okinawa dan bergerak menuju Laut Cina dengan kecepatan yang berkurang. Status bahaya pun sudah dicabut di seluruh Okinawa, Selasa petang. Namun para pengamat cuaca memperkirakan topan tersebut akan menerjang Pulau Kyushu yang terletak di wilayah paling selatan Jepang. Dengan membawa hujan deras, topan diperkirakan akan menimbulkan bahaya banjir.

Otoritas maritim Cina dan Thaiwan mengeluarkan peringatan kepada kapal-kapal untuk menjauhi arah pergerakan topan.

Di ibukota Okinawa, Naha, jalanan tampak kosong dan bandara ditutup. Selain itu sekitar 50.000 penduduk harus hidup tanpa listrik sementara sebuah fasilitas  penyulingan minyak berhentim beroperasi.

Okinawa merupakan provinsi paling selatan Jepang yang terdiri dari beberapa pulau, menjadi tempat berbasisnya beberapa pangkalan militer AS. Sekitar 26.000 pasukan AS berada di pulau Okinawa.

Para pejabat militer AS telah mengevakuasi beberapa pesawat militer di Pangkalan Udara Kadena milik AS.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL