obama merkelWashington DC, LiputanIslam.com — Konflik Ukraina mendekati fase yang paling kritis, yaitu keterlibatan langsung AS. Ini setelah Presiden AS mengisyaratkan akan mengirimkan senjata ke Ukraina untuk membantun pemerintahan negara itu menghadapi kelompok separatis.

Seperti dilanporkan BBC News, Senin petang (9/2), Presiden Barack Obama mengatakan AS tengah mempelajari pilihan pengiriman senjata mematikan ke Ukraina jika upaya damai dalam mengatasi konflik di Ukraina timur mengalami kegagalan.

Obama juga menuduh Rusia telah “melanggar semua komitmen” dalam perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani di Minsk bulan September tahun lalu.

“Jika, pada kenyataannya upaya diplomasi mengalami kegagalan, apa yang saya minta pada tim saya adalah melihat segala pilihan,” kata Obama seraya menambahkan bahwa pengiriman senjata mematikan merupakan salah satu pilihan.

Pernyataan Obama itu disampaikan usai bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel di Washington DC, Senin (9/2). Merkel sendiri bersama Presiden Perancis Francois Hollande baru saja bertemu dengan pemimpin-pemimpin Ukraina dan Rusia dalam upaya mengakhiri konflik. Hari Rabu (11/2) besok dijadwalkan Merkel dan Hollande kembali akan bertemu pemimpin-pemimpin Ukraina dan Rusia di ibukota Belarusia, Minsk.

Obama kini harus menghadapi tekanan dari sejumlah pejabat AS dan NATO yang menghendaki pengiriman senjata ke Ukraina, sementara beberapa pemimpin Uni Eropa termasuk Angela Merkel menolak opsi tersebut karena kekhawatiran justru akan memicu konflik lebih hebat.

Sementara itu pertempuran terus berlangsung seru di Ukraina timur. Saat ini pertempuran paling sengit terjadi di kota strategis Debaltseve dimana dikabarkan ribuan pasukan Ukraina tengah terkepung pasukan separatis.

Para pemberontak mengumumkan, Senin (9/2) bahwa mereka telah berhasil memutuskan jalur suplai ke kota tersebut yang terletak di sebelah timur-laut kota Donetsk. Ukraina mengakui sebanyak 9 prajuritnya tewas dalam pertempuran yang berlangsung sehari.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL