NUSOJ

Sumber foto: www.puntlandpost.com

Mogadhisu, LiputanIslam.com – National Union of Somali Journalist-NUSOJ (Persatauan Wartawan Nasional Somalia), hari ini, Senin(10/3) menyeru otoritas Puntland/Galmudug, Somalia untuk menjamin keselamatan para wartawan menyusul penemuan nama-nama tujuh wartawan termasuk seorang direktur radio dalam daftar target pembunuhan pasukan pemberontak Al-Shabaab di kota tersebut.

Menurut NUSOJ pasukan keamanan di wilayah Puntland/Galmudug, Somalia tengah, baru-baru ini menangkap seorang prajurit al-Shabaab bernama Abdihakim Hassan Hamud, yang telah membunuh dan melukai warga Galkayo, ibukota wilayah Galmudug. Prajurit al-Shabaab itu diketahui membawa sebuah daftar berisikan nama-nama pejabat Galmudug, pengusaha dan para wartawan yang akan dibunuh.

Seruan NUSOJ ini sebelumnya juga telah disuarakan oleh Federasi Wartawan Internasional (IFJ) Jum’at lalu, “Kami benar-benar khawatir dengan para wartawan yang dijadikan target ini. Kami menyeru otoritas Galkayo, Mudug, Galmudug dan Puntland untuk menjamin perlindungan bagi wartawan dalam menjalankan tugas mereka,” ucap Gabriel Baglo, Direktur IFJ Afrika.

Menurut daftar yang ditemukan, di urutan pertama adalah direktur Radio Galkayo, Awil Mohamud Abdi yang direncanakan untuk dibunuh pada tanggal 3 Maret lalu. Foto direktur ini juga ditemukan ada bersama prajurit itu.Saat dipertemukan di kantor polisi, Mohamud Abdi mengenali prajurit al-Shabaab tersebut karena pernah mengikutinya di restaurant dan tempat-tempat umum lainnya. Mohamud Abdi dan keenam wartawan lainnya telah meninggalkan Galkayo menuju Garowe dan Hargeisa untuk alasan keamanan.

Perlu diingat, bahwa di bulan Agustus tahun lalu, beberapa orang bersenjata mengikuti Mohamud Abdi dari Radio Galkayo menuju rumahnya. Saat Mohamud Abdi sampai di rumah dan menyalakan lampu, tujuh butir peluru ditembakkan menembus jendela kamar mandi, persis di dekat tempatnya berdiri.

Somalia dianggap sebagai satu dari beberapa tempat di dunia yang paling berbahaya bagi wartawan, 52 wartawan terbunuh di negara itu semenjak tahun 1992.(LiputanIslam.com/nusoj/lb)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL