Sumber: Nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Innalilahi wa innailahi rojiun, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) kembali berduka setelah sebelumnya Kiai kharismatik NU KH Maimun Zubair (Mbah Moen) wafat di Makkah Arab Saudi, kali ini pada hari Kamis (8/8) dini hari tadi pukul 00.30 WIB, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), H Muhammad Sulton Fatoni menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Permata, Depok, Jawa Barat.

Kabar duka itu disampaikan Wakil Sekretaris Pengurus Pusat Lembaga Kesehatan (LK) PBNU, Muhammad Zaim Nugroho di Jakarta pada Kamis (8/8).

Almarhum Sulton Fatoni tercatat sebagai sebagai wakil rektor di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta. Pada Senin (5/8) tiga hari lalu, ia masih sempat mendampingi Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menjamu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama jajaran di Gedung PBNU.

Semasa hidupnya, ia aktif aktif menulis di berbagai media nasional. Banyak juga buku yang pernah ia terbitkan, seperti buku Pintar Islam Nusantara, Kaum Muda NU dalam Lintas Sejarah, NU: Identitas Islam Indonesia yang ditulisnya bersama Hilmi Muhammadiyah dan Ulil Abshar.

Jenazah M. Sulton Fatoni sempat disalatkan di Masjid An-Nahdlah PBNU Jakarta yang dipimpin langsung oleh Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Rencananya akan dimakamkan di Lumajang Jawa Timur (Jatim) berdasarkan permintaan keluarganya.

Baca: Bangsa Indonesia Berduka, KH Maimun Zubair Meninggal Dunia

“Kesepakatan keluarga. Ada ibu bapaknya juga. Jadi kan nanti bisa (lebih dekat) ziarah,” ucap Muhammad Suyuti  selaku keponakan almarhum. (aw/NU/radarbangsa).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*