Turkish Foreign Minister Ahmet Davutoglu attends a session at the annual meeting of the World Economic Forum (WEF) in DavosIstanbul, LiputanIslam.com–Setelah hampir empat tahun insiden Mavi Marmara (Mei 2010) berlalu, Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu (9/2) menyatakan bahwa hubungan Turki-Israel telah lebih mendekat ke arah normalisasi. Dia juga menekankan bahwa kedua negara telah mempersempit perbedaan mereka dalam putaran terakhir perundingan mengenai kompensasi atau pembayaran ganti rugi dari Israel atas kejahatannya terhadap kapal sipil Mavi Marmara.

Davutoglu mengatakan, “Kompensasi tidak hanya penting dari sisi nilai uang, tetapi juga merupakan indikator penting bahwa kita melindungi hak-hak warga negara kita. Pembicaraan untuk finalisasi kesepakatan sedang berlangsung. Setelah kompensasi dibayarkan, akan ada langkah yang diambil terkait pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza dan Palestina. Permintaan maaf merupakan langkah bersejarah. Itu adalah sukses bersejarah . Pembayaran kompensasi juga akan menjadi langkah penting lainnya. Kami berada di titik terdekat dari normalisasi hubungan dengan Israel.”

Terkait blokade Gaza, Davutoglu mengatakan, “Sejujurnya, perubahan kekuasaan di Mesir telah berdampak signifikan bagi situasi Gaza. Mayoritas bantuan yang akan dikirim ke Gaza sekarang ini disampaikan melalui Israel. Pintu gerbang perbatasan Mesir dan Gaza ditutup.”(dw/almonitor)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL