dairy-industryWellington, LiputanIslam.com — Ekonomi New Zealand mengalami pukulan cukup keras dengan merosotnya harga susu dunia. Demikian laporan BBC News, Kamis (4/9) petang.

Salah satu negara produsen utama dunia untuk susu dan produk-produk turunannya seperti keju dan mentega ini saat ini tengah mengalami kelesuan setelah harga susu dunia mengalami penurunan cukup signifikan akhir-akhir ini.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, pada bulan Agustus lalu, misalnya, harga susu mengalami penurunan hingga 6%, dan kondisi ini telah berlangsung selama hampir 2 tahun.

Krisis di Ukraina serta embargo produk-produk makanan oleh Rusia terhadap negara-negara barat, termasuk New Zealand, semakin memberikan tekanan berat bagi industri susu New Zealand yang secara otomatis menjadi pukulan bagi seluruh sektor.

Susu dan produk-produk turunannya menyumbang 1/4 ekspor New Zealand serta 1/3 perdagangan susu dan produk-produk turunannya di pasar global.

Menurut situs fonterra.com milik perusahaan produsen susu terbesar New Zealand, Fonterra, para peternak New Zealand tidak menerima subsidi dan berhasil mengembangkan sistem produksi yang sangat efisien.

Fonterra adalah perusahaan susu global berbentuk koperasi milik para peternak sapi. Selain Fonterra, beberapa koperasi peternak yang berhasil menjadi perusahaan kelas dunia adalah Westland and Tatua.

Dari 19 juta ton susu yang diekspor New Zealand setiap tahun, 95% di antaranya diproduksi oleh para peternak.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL