Tel Aviv, LiputanIslam.com–Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu resmi memenangkan periode ke-5 nya di kursi kepemimpinan, dengan mengalahkan pemimpin oposisi Benny Gantz.

Gantz mengakui kemenangan Netanyahu pada Rabu (10/4) kemarin.

Partai sayap-kanan Netanyahu, Likud, mendapat suara seimbang dengan partai moderat Gantz, Blue and White Alliance, yaitu masing-masing 35 kursi. Namun, secara umum partai-partai sayap-kanan memimpin dengan 66 lawan 55 kursi, di mana hampir semua dari partai-partai ini merekomendasikan Netanyahu sebagai pemimpin selanjutnya.

“Kami tidak menang dalam ronde ini. Kami akan membuat kehidupan Likud seperti neraka,” kata Yair Lapid, caleg nomor 2 di partai Blue and White Alliance, dalam sebuah pernyataan di televisi.

Netanyahu dan Gantz sama-sama mengklaim kemenangan pasca pengumpulan suara pada Selasa lalu, namun blok sayap-kananlah yang berhasil mendapatkan minimum 60 kursi untuk membentuk koalisi di parlemen.

Netanyahu merangkul dan mencari dukungan dari kelompok sayap-kanan paling ekstrem Israel, termasuk diantaranya Partai Kekuatan Yahudi yang memiliki misi membentuk sebuah negara teokrasi Israel.

Pada hari Selasa malam, sebelum penghitungan suara total, Netanyahu mengatakan partainya telah menikmati malam “kemenangan luar biasa” dan telah memulai pembicaraan dengan para pemimpin partai sayap-kanan yang adalah “rekan sejati Likud”.

Menanggapi hasil pemilu ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa kemenangan Netanyahu adalah pertanda baik untuk “perdamaian” di kawasan. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*