Washington, LiputanIslam.com–Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah sampai di Washington untuk bertemu Presiden AS Donald Trump, dan untuk menyampaikan pidato kepada badan lobby pro-Israel terbesar di Amerika, AIPAC.

Trump dan ibu negara Melania Trump menyambut Netanyahu dan istrinya, Sara, di luar pintu masuk Gedung Putih setelah jam 12:00 siang pada Senin (5/3/18).

Netanyahu diperkirakan akan berbicara mengenai Iran di Suriah dan perjanjian nuklir Republik Islam itu yang telah ditandatangani di masa pemerintahan Barack Obama.

Sambutan hangat di Gedung Putih dan pemberian pidato di depan anggota AIPAC dapat menjadi kesempatan bagi Netanyahu untuk melepaskan diri sementara dari isu korupsi yang melingkarinya di Israel.

Polisi Israel telah mengumumkan bahwa mereka sudah menemukan cukup bukti untuk mendakwa Netanyahu atas kejahatan penyuapan dan penipuan di dua kasus yang berbeda.

Kunjungan sang PM ke Washington dilakukan pasca pengakuan Trump atas Yerusalem al-Quds sebagai ibu kota Israel.

“Banyak president [pendahulu] yang mendiskusikan apakah perlu membuat keputusan itu [pengakuan Yerusalem]. Mereka telah berjanji dalam kampanye namun mereka tidak pernah melakukan apa yang seharusnya dilakukan, jadi saya yang melakukannya,” kata Trump kepada Netanyahu.

Netanyahu pun memuji keputusan Trump itu sebagai keputusan “bersejarah,” dan bahwa itu akan “diingat oleh rakyat kami selamanya-lamanya.” (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*