Sydney, LiputanIslam.com—Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, rezim Tel Aviv tidak akan mengakhiri okupasi Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah.

“Saya ingin Anda semua datang ke Israel…. Saya ingin Anda berjalanan di jalanan Old City di Yerusalem (al-Quds), mendaki Dataran Tinggi Golan. Omong-omong, Golan tidak akan kembali ke Suriah. Itu akan selalu menjadi bagian dari Israel,” kata Netanyahu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, Sydney, Kamis (23/02/17).

Pertemuan tersebut terjadi di hari yang sama ketika sekitar  1.000 demonstran berkumpul di Balai Kota Sydney untuk memprotes sambutan hangat pemerintah Australia kepada Netanyahu.

“Dia bertanggungjawab atas ekspansi pemukiman yang illegal di bawah hokum internasional, dia bertanggungjawab atas banyak perang terhadap orang Palestina di Gaza, dan sungguh, pria ini harus diadili di ICC (Pengadilan Kriminal Internasional), dan tidak diterima di Sydney,” kata seorang demonstran bernama Mona Abuzalaf.

Pada November lalau, Dewan Keamanan PBB menyampaikan resolusi yang meminta Israel keluar dari Dataran Tinggi Golan Heights yang telah dikuasai sejak 1967.

Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah setelah Perang 6 Hari di tahun 1967. Rezim Israel membangun puluhan pemukiman illegal di kawasan tersebut dan melakukan sejumlah operasi militer melawan pemerintah Suriah. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL