Rakyat Palestina merayakan perjanjian rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah di Kota Gaza pada 12 Oktober 2017. (REUTERS/Suhaib Salem)

Yerusalem, LiputanIslam.com—Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengkritik perjanjian rekonsiliasi antara faksi rival di Palestina, Hamas and Fatah.

Ia mengklaim, perdamaian antara Israel dan Palestina akan “semakin sulit diraih” jika rekonsiliasi itu dilakukan.

“Tidak ada yang lebih kami inginkan selain damai dengan tetangga kami, tapi rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas akan membuat perdamaian itu semakin sulit diraih,” kata Netanyahu dalam pernyataan yang dirilis di akun Facebook berbahasa Inggris dan Israel.

Perpecahan sipil di Palestina dimulai pada 2007 ketika faksi Hamas memenangi pemilu di Gaza, sedangkan Tepi Barat jatuh di tangan Fatah. Sejak itu, segala upaya dilakukan untuk menyatukan dua pihak ini. Pada 2014, keduanya berhasil melakukan perjanjian damai yang memantik kemarahan Tel Aviv. Israel menolak berdamai dengan Hamas yang dianggap sebagai organisasi teroris dan berniat menghancurkan Negara Israel.

“Israel menolak segala bentuk rekonsiliasi di mana organisasi teroris Hamas tidak mau berhenti menghancurkan Israel,” kata Netanyahu.

Dia juga menuduh Hamas telah membunuh anak-anak, menekan komunitas LGBT, menyandera warga Israel, dan “berkabung” atas kematian mantan pemimpin Al-Qaeda Osama Bin Laden.

“Rekonsiliasi dengan pembunuh massal membuatmu menjadi bagian dari masalah dan bukan solusi,” tulis Netanyahu. “Katakan ya pada perdamaian dan bukan kolaborasi dengan Hamas.”

Menurut pengamat politik asal Gaza, Asa’ad Abusharekh, selama terjadi proses rekonsiliasi antara faksi rival Palestina, Israel akan menggunakan segala kekuatan yang dimilikinya untuk menghentikan proses itu.

“Israel ingin melihat rakyat Palestina pecah selamanya,” catat  Abusharekh. “Kita tidak bisa berharap Israel mencabut kepungan di Gaza. Israel mungkin akan menaruh lebih banyak hambatan karena mereka khawatir atas perjanjian [rekonsiliasi] ini.” (ra/rt)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL