Tel Aviv, LiputanIslam.com—Perdana Menteri Israel, Netanyahu, baru-baru ini kembali menyerang Iran, dengan membandingkan Republik Islam itu dengan Jerman pada masa Hitler. Ia menilai, kedua rezim tersebut sama-sama bertujuan membasmi seluruh umat Yahudi.

“Sudah jelas ada beberapa perbedaan antara Jerman Nazi dan Republik Islam Iran,” kata Netanyahu.

“Tapi, kedua rezim ini punya dua hal penting yang sama: satu, komitmen kejam untuk mendirikan tirani dan teror, dan kedua, komitmen kejam untuk membasmi umat Yahudi,” tegasnya.

Komentar ini dinyatakan Netanyahu dalam sebuah pesan video untuk Forum Saban, sebuah forum mengenai kebijakan AS di Timur Tengah, yang diadakan di Washington pada Minggu (3/12/17).

Video singkat itu dirilis beberapa jam setelah sebuah rudal Israel jatuh di kawasan dekat Damaskus. Media Suriah melaporkan bahwa rudal itu mengenai pusat militer Suriah dan menyebabkan kerusakan material. Namun, sumber lain menyebutkan bahwa rudal tersebut ditargetkan ke pangkalan militer Iran yang diduga dibangun di kawasan tersebut.

Selanjutnya, dalam video itu Netanyahu memprediksi kejatuhan rezim Iran, dan mengklaim bahwa Israel akan “berada di garis terdepan dalam memperbaiki hubungan” ketika hal itu terjadi.

Sementara itu, ia menyebutkan hubungan baik yang terjalin antara Israel dan sejumlah negara Arab, dengan harapan bahwa dalam “40 atau 100 tahun ke depan,… [Israel] akan terus diterima secara terbuka oleh negara tetangga Arab.”

Netanyahu juga kembali mengecam perjanjian nuklir antara Iran dan 6 kekuatan dunia yang dianggap sebagai ancaman atas Israel. Sebelumnya, mantan menlu AS, John Kerry, mengungkapkan bahwa Netanyahu sempat “menghasut AS untuk berperang dengan Iran sebelum perjanjian nuklir tersebut disahkan. (ra/rt)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL