Moskow,LiputanIslam.com—Situs berita resmi Rusia, Tass, mengumumkan pada Selasa (26/2) bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, dijadwalkan akan bertemu pada hari Rabu (27/2) dengan PM Israel, Benjamin Netanyahu, untuk membahas situasi terkini yang terjadi di Timur Tengah, termasuk di Suriah. Selain itu, pertemuan ini rencananya akan membahas hubungan bilateral antar kedua negara.

“Kedua pihak berencana untuk membahas masalah-masalah utama kerjasama bilateral, pertama di lintasan perdagangan-ekonomi dan kemanusiaan, serta untuk bertukar pendapat tentang situasi saat ini di Timur Tengah, termasuk penyelesaian konflik Palestina-Israel dan situasi di Suriah, “kata situs itu.

Sebelumnya, Netanyahu mengatakan dirinya ingin berdiskusi dengan Putin terkait aktivitas Iran di Suriah, serta memperkuat mekanisme koordinasi antara militer Rusia dan Israel untuk menjaga stabilitas dan mencegah ketegangan yang tidak diinginkan di wilayah tersebut.

Kunjungan Netanyahu ke Rusia akan menjadi yang pertama setelah jatuhnya sebuah pesawat Rusia di Suriah. Pada 17 September 2018, pesawat Il-20 Rusia secara tidak sengaja jatuh oleh pertahanan udara Suriah di atas Laut Mediterania ketika kembali ke pangkalan udara Hmeymim.

Petinggi Rusia mengatakan rudal dari sistem S-200 Suriah menjatuhkan pesawat ketika menargetkan empat jet tempur F-16 Israel, yang menyerang fasilitas Suriah di Latakia.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, mengatakan saat itu  bahwa Angkatan Udara Israel dan mereka yang membuat keputusan untuk menggunakan pesawat Il-20 sebagai perlindungan disalahkan atas insiden tersebut.

Pada 11 November 2018, Putin dan Netanyahu mengadakan pertemuan singkat di Paris. Beberapa hari kemudian, presiden Rusia mengatakan pada konferensi pers di Singapura bahwa mereka telah membahas insiden Il-20. (fd/AMN)
DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*