korban gempa nepalKathmandu, LiputanIslam.com — Upaya pencarian dan penyelamatan korban gempa di Nepal terus berlangsung. Namun pemerintah Nepal dikabarkan telah memberitahu agar tim pencari dan penyelamat asing tidak datang ke negeri itu. Alasannya, jumlah tim yang telah berada di daerah-daerah bencana saat ini sudah cukup.

Hal tersebut disampaikan seorang pejabat senior PBB, Jamie McGoldric yang mengurusi masalah Nepal. Dikatakannya, penjabat Nepal telah memutuskan bahwa jumlah ahli-ahli asing yang berada di ibukota Kathmandu dan sekitarnya sudah cukup.

“Mereka merasa mereka punya kapasitas yang cukup untuk menangani kebutuhan-kebutuhan mendesak dalam pencarian dan penyelamatan,” kata McGoldric seperti dikutip kantor berita AFP, dan dilansir situs nasional Detik.com, Rabu (29/4).

“Mereka yang sudah berada dalam perjalanan bisa datang namun yang lainnya diberitahu untuk tidak datang,” tambahnya.

Sejauh ini, jumlah korban jiwa akibat gempa dahsyat di Nepal telah mencapai lebih dari 5 ribu orang. Menurut pejabat Kementerian Dalam Negeri Nepal, saat ini sudah 5.006 nyawa melayang akibat gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) pada Sabtu, 25 April tersebut.

Jumlah korban jiwa tersebut meningkat 300 orang dari angka resmi yang sebelumnya disampaikan pemerintah Nepal pada Selasa (28/4).

Perdana Menteri Nepal Sushil Koirala telah mengatakan, jumlah korban tewas akibat gempa terburuk di Nepal dalam 8 dekade ini, diperkirakan akan bisa mencapai 10 ribu jiwa.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL