unasurMontevideo, LiputanIslam.com — Negara-negara Amerika Selatan yang tergabung dalam kelompok Union of South American Nations (UNASUR) mengecam langkah AS yang meningkatkan sanksinya terhadap Venezuela.

Sebagaimana dilansir Press TV, pernyataan itu diumumkan setelah Sekjen UNASUR Ernesto Samper bertemu Menlu Brazil Mauro Viera, Menlu Venezuela Delcy Rodriguez, dan Menlu Ekuador Ricardo Patiño di ibukota Uruguay, Montevideo, Senin (9/2).

Sebelumnya pada tanggal 2 Februari Deplu AS mengumumkan pembatasan visa dan sanksi-sanksi keuangan bagi beberapa pejabat Venezuelan yang dituduh terlibat pelanggaran HAM.

Patiño mengatakan pertemuan tersebut ditujukan untuk membahas dampak sanksi-sanksi tersebut bagi perdamaian kawasan.

“Langkah-langkah (AS) tersebut pasti akan mendapat reaksi yang segera dari UNASUR, dan itulah mengapa kami bertemu dan kami berharap langkah-langkah kami akan menciptakan perdamaian, kesepahaman dan dialog, tidak hanya bagi anggota-anggota UNASUR, namun juga untuk mencegah negara-negara dari luar kawasan untuk mengganggu perdamaian dan kestabilan negara-negara kami,” kata Patino.

Beberapa hari sebelum pertemuan itu Presiden Venezuela Nicolas Maduro mendesak UNASUR dan Community of Latin American and Caribbean Countries (CELAC) untuk melindungi Venezuela dari “agresi, ancaman dan pernyataan-pernyataan” oleh Presiden AS Barack Obama yang dianggap telah mengganggu persatuan dan kehormatan.

Samper menekankan bahwa semua anggota UNASUR akan menolak dengan tegas setiap upaya untuk mendestabilisasi negara anggotanya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL