kaliningradKaliningrad, LiputanIslam.com — NATO dan Rusia saling unjuk kekuatan di Laut Baltik dengan kedua pihak saling menggelar latihan perang besar-besaran.

Saat ini Rusia tengah menggelar latihan perang kekuatan tempurnya di Kaliningrad sebagai respon atas latihan perang ganda yang digelar NATO di wilayah 3 negara Baltik Estonia, Latvia dan Lithuania.

“Kami menggelar latihan perang bersamaan dengan latihan perang internasional (NATO) yang telah dimulai di Eropa, Saber Strike-2014 dan BALTOPS-2014,” demikian pernyataan kementrian pertahanan sebagaimana dilaporkan kantor berita RIA Novosti, kemarin (10/6).

Menurut keterangan tersebut kekuatan yang terlibat dalam latihan perang di Kaliningrad sebanding dengan kekuatan yang terlibat dalam latihan perang NATO di negara-negara Baltik.

NATO menggelar 2 latihan perang terpisah di Laut Baltik dengan kode Saber Strike-2014 (9-20 Juni) dan BALTOPS-2014 (6-21 Juni).

Pasukan Rusia yang terlibat dalam latihan perang di Kaliningrad meliputi kapal-kapal perang, marinir, pasukan penerjun payung, pertahanan udara dan pesawat-pesawat tempur.

“Semua kelompok kapal perang akan menjaga perbatasan dan pertahanan komunikasi laut dan akan menggelar latihan pelacakan dan penghancuran kapal selam dan kapal perang musuh.”

Satu divisi pasukan lintas udara dari Pskov akan menggelar latihan penerjunan di Kaliningrad, sementara marinir menggelar latihan pertahanan pantai dari pendaratan musuh sekaligus juga latihan menghancurkan kelompok-kelompok bersenjata lawan.

Sementara itu angkatan udara mengerahkan pesawat-pesawat tempur canggih Su-34 dan helikoper serbu Mi-24 untuk membantu pasukan darat.

Selain itu Rusia juga mengerahkan pesawat-pesawat pembom supersonik jarak jauh Tu-22M3 untuk melakukan latihan serangan udara jarak jauh terhadap sasaran-sasaran laut. Sebelumnya pesawat-pesawat pembom itu telah menggelar latihan serupa di Laut Hitam. Pesawat-pesawat pembom itu juga terlibat dalam operasi pengamanan atas lokasi latihan.

Latihan perang NATO di Baltik telah menjadi agenda tahunan. Namun tahun ini jumlah kekuatan militer yang terlibat jauh lebih besar dari tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2013 jumlah pasukan yang terlibat hanya 1.800 pasukan, tahun ini jumlahnya mencapai 4.700 pasukan dan lebih dari 800 kendaraan perang seperti tank M2 Bradley, M1126 Stryker, dan beberapa jenis kendaraan pengangkut lapis baja XA-180, XA-202 dan M113.

Selain ketiga latihan perang itu ketiga negara Baltik juga menggelar latihan perang sendiri bersandi Baltic Host 2014 di kawasan Riga.(ca/russia today)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL