save sinabungKaro, LiputanIslam.com–Setahun berlalu sejak letusan Gunung Sinabung, 15 September 2013, yang menjatuhkan 16 korban jiwa. Namun, warga di sekitar gunung masih terus didera ancaman. Hingga kini, aktivitas gunung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara itu masih sangat tinggi sehingga berpotensi mengalami erupsi yang disertai luncuran awan panas.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, pada Rabu (8/10/2014), pihaknya mendapatkan laporan tentang terjadinya 89 guguran material berbahaya dari Gunung Sinabung. Hingga pukul 19.00 WIB, telah terjadi empat kali guguran awan panas guguran dari puncak gunung sejauh 3.000 meter ke arah selatan.

Demikian pula, dengan gempa hybrid yang masih tinggi dan tremor yang muncul secara terus-menerus.

“Ini menujukkan bahwa potensi letusan masih berpeluang terjadi,” kata dia, seperti dikutip Kompas.

Menurut Sutopo, berdasar data terakhir BNPB, warga yang masih terpaksa hidup di pengungsian adalah sekitar 3.287 jiwa (1.019 KK). (Baca: Jokowi: Percepat Relokasi Pengungsi)

Penggalangan Dana oleh Relawan

Nasib para pengungsi hingga kini masih belum pasti. Perhatian pemerintah dan pemberitaan media massa nasional pun terlihat minim. (Baca: Korban Sinabung Merasa Diperlakukan Tidak Adil). Berita sumutpos.co pada 14 Juli 2014 menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati, Terkelin Brahmana dan DPRD Karo, masih terganjal urusan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014. Sebelum APBD itu disahkan, nasib puluhan ribu pengungsi dipastikan akan terus terkatung-katung. Pada tanggal 14 Juli 2014 tersebut, Kepala Humas BNPB, Sutopo, menyebutkan bahwa jumlah pengungsi 14.130 jiwa (4.392 kepala keluarga).

Sejumlah relawan berinisiatif menggalang bantuan melalui media sosial dengan tagar #savesinabung #supportsinabung. Dalam poster yang mereka sebarkan, disebutkan donasi dapat ditransfer ke rekening BRI 5277-01-007223-53-2 an Benny Anthony Kaban. Sedangkan  donasi berupa barang bisa diantar ke  Kebun Percobaan Berastagi Balai Penelitian Tanaman Sayuran Kementrian Pertanian Jl Raya Medan Berastagi KM 60, HP 0852 7032 0888.(dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL