Malaysian prime minister Najib Razak announces that MH370 ended its journey in the Indian OceanKualalumpur, LiputanIslam.com — Perdana Menteri Malaysia Najib Abdul Razakmembantah tuduhan pemerintah Malaysia kurang responsif terhadap musibah hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. Menurut Najib tindakan pemerintah Malaysia lebih baik daripada Perancis dalam musibah pesawat Air France tahun 2009.

Dalam editorial di harian Wall Street Journal hari Rabu (14/5), Datuk Seri Najib menyebutkan bahwa operasi pencarian yang dilakukan pemerintah Malaysia dalam musibah MH370 lebih cepat daripada yang dilakukan pemerintah Perancis dalam pencarian pesawat terbang Air France yang jatuh di Samudra Atlantik tahun 2009.

Najib mengatakan bahwa dari musibah MH370 itulah kini dunia penerbangan bisa mendapatkan banyak pelajaran. Najib juga menyerukan dilakukannya perbaikan atas sistem komunikasi global
bagi dunia penerbangan yang disebut “transponders and Aircraft Communications Addressing and Reporting Systems (Acars)”, untuk mencegah terulangnya insiden MH370 dan Air France 447.

Pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang secara misterius bersama 12 awak pesawat dan 227 penumpang dari 14 negara dalam penerbangan antara Kualalumpur-Beijing tanggal 8 Maret lalu. Seluruh penumpang dan awaknya hingga saat ini belum ditemukan dan tidak ada pihak yang bertanggungjawab atas musibah ini.(ca/strait times)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL