Sumber: republika.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Serapan beras Perum Bulog mengalami penurunan yang signifikan akibat musim kemarau. Pada saat panen raya, serapan beras bulog mencapai 12 ribu ton per hari, namun saat ini hanya 4 ribu ton per hari.

Direktur Komersial Perum Bulog Mansyur mengatakan, meskipun terjadi penurunan, Bulog masih memiliki kesempatan untuk menambah serapan. Saat ini penyerapan masih berlangsung dan akan terus bertambah.

Mansyur optimis penyerapan beras pada bulan ini akan naik lagi karena ada panen kedua di tahun ini. Dia memprediksi, penyerapan Bulog bisa naik menjadi 8 ribu ton hingga 10 ribu ton per hari setelah panen.

Baca: Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman

“Kami perkirakan di bulan ini akan ada kenaikan penyerapan dari 4 ribu ton per hari menjadi 8 ribu ton hingga 9 ribu ton per hari, sehingga ini merupakan kesempatan untuk menambah stok,” kata Mansyur, Selasa (6/8).

Dia menuturkan, bulog masih akan menyerap 1,5-1,7 juta ton beras hingga akhir tahun ini. Hal ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.

“Artinya yang jelas stok kita sampai akhir Desember itu 1,5 sampai 1,7 juta ton, itu perkiraan. (Di puncak panen bulan ini) bisa saja naik atau barangkali sama seperti tahun lalu,” ujarnya.

Dia menyebutkan, realisasi pengadaan beras sejak awal tahun hingga 6 Agustus 2019 mencapai 891.941 ton, atau sudah 52,46 persen hingga 59,46 persen dari target. (sh/cnnindonesia/liputan6)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*