museum bardoTunis, LiputanIslam.com — Museum Nasional Bardo di ibukota akan dibuka kembali, kurang dari seminggu setelah terjadinya serangan teroris yang menewaskan 22 orang terutama turis asing, hari Rabu (18/3).

BBC News melaporkan, Selasa (24/3), dalam pembukaan museum tersebut akan digelar konser dan aksi pawai,  untuk menunjukkan bahwa aksi terorisme tersebut tidak berhasil menakut-nakuti rakyat Tunisia, demikian BBC menyebutkan, mengutip pejabat museum.

Sementara itu hari Senin kemarin Perdana Menteri Habib Essid mengumumkan pemecatan 6 pejabat tinggi kepolisian yang dianggap tidak becus menjaga keamanan museum.

Dua orang pelaku serangan berhasil ditembak mati oleh petugas keamanan, namun seorang pelaku lainnya kini masih dalam pengejaran, para pejabat menyebutkan. Sejumlah orang juga telah ditangkap terkait dengan aksi teroris tersebut. Beberapa tersangka mengakui telah mendapat pelatihan oleh kelompok ISIS di Libya.

Serangan tersebut merupakan yang paling mematikan sejak terjadinya ketidakstabilan politik setelah munculnya gerakan “Arab Springs” tahun 2010 lalu yang berujung pada penggulingan regim Zine al-Abidine Ben Ali tahun 2011.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*