foto: merdeka

foto: merdeka

Jakarta, LiputanIslam.com –– Presidium Penyelamat Partai Golkar akhirnya menyelenggarakan Munas tandingan di Ancol, Jakarta, dan acara ini dibuka Sabtu malam, 6 Desember 2014 di Ballroom Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Dari laporan detik.com, penyelenggara acara mengklaim Munas ini sah karena kehadiran anggota telah memenuhi kuorum. Politikus Partai Golkar, Agun Gunanjar, menyatakan bahwa sebagian peserta pada munas ini merupakan kader Golkar yang sebelumnya mengikuti Munas Bali pada 30 November-3 Desember.

“Yang jelas, sampai hari ini, sudah lebih dari separuh anggota yang hadir dan sudah kuorum. Separuhnya dari Bali, ada yang langsung ada yang sempat pulang dulu tapi akan hadir,” kata Agun.

Selain itu, Presidium akan melayangkan gugatan penyelenggaraan Munas Bali kubu Aburizal Bakrie cs. Gugatan ini akan dilayangkan karena pelaksanaan munas tidak sesuai dengan konstitusi partai.

“Tahapan berikutnya kami laporkan pada pemerintah tentang penyelenggarakan Munas Bali yang tidak memenuhi pasal 45 AD ART tentang tata cara pemilihan pemimpin umum dan DPP. Di Munas Bali dilakukan dengan aklamasi Pasal 22 ayat 2 undang-undang partai kan jelas, karena ini pencalonan Erlangga Hartanto menjadi terhalang,” tambah Agun.

“Dari gagasan pemikiran itu, tim penyelamat melakukan rapat terus menerus. Dan terakhir, Munas Bali akan dilayangkan gugatan secara hukum ke Pengadilan Negeri,” tutupnya.

Bubarkan Koalisi Merah Putih

Anggota presidium penyelamat partai Golkar Agus Gumiwang menegaskan, hasil Munas Golkar Jakarta akan secara otomatis mendukung pemerintah.

“Hasil Munas ini salah satu keputusannya membubarkan KMP. Karena jika Golkar keluar, maka sudah tidak ada lagi kekuatan dari KMP. Munas ini akan mendukung rencana pemerintah,” ujar Agus, 6 Desember 2014, seperti dilansir metrotvnews.com.

Ia mengungkapkan salah satu langkah Partai Golkar mendukung pemerintah ialah dengan mendukung pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Pilkada Langsung.

“Ini bukan bagi kue-kue (kekuasaan), tapi dalam membangun bangsa salah satunya berkontribusi mendukung upaya pemerintah,” tambah Agus. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL