Agung Laksono, setelah terpilih sebagai Ketum Golkar (foto: Detikcom)

Agung Laksono, setelah terpilih sebagai Ketum Golkar (foto: Detikcom)

Jakarta, LiputanIslam.com–Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar IX di Jakarta akhirnya berhasil memilih ketua Umum. Dalam voting yang diselenggarakan tadi malam (7/12), Agung meraih suara terbanyak, mengalahkan dua calon ketua umum lainnya, Priyo Budi Santoso dan Agua Gumiwang Kartasasmita. Agung langsung menyatakan partainya keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP). Munas berlangsung di tengah intimidasi terhadap para peserta.

“Golkar yang sekarang ini kami pimpin keluar dari KMP,” kata Agung, seperti dikutip Detikcom (8/12/2014). Agung mengatakan Golkar akan keluar dari KMP dan mendukung pemerintah. Meski demikian, Golkar akan tetap kritis terhadap kebijakan yang tak pro rakyat.

“Kami dukung pemerintahan Jokowi-JK, tapi posisi kami sebagai mitra yang kritis,” ujarnya.

Berlangsungnya Munas di Ancol ini tak lepas dari ancaman dan intimidasi (non-fisik) kepada pengurus Partai Golkar yang hadir. Munas IX ini adalah versi Presidium Penyelamat Partai di Jakarta, yang merupakan ‘tandingan’ dari Munas kubu Aburizal Bakrie yang  berlangsung di Bali sebelumnya.

Kabar tentang adanta ancaman ini disampaikan oleh pengurus DPD. Selain itu, panitia juga mencatat ada 26 peserta meninggalkan forum karena mendapat ancaman.

“Ada 320 peserta, namun ada beberapa karena ancaman lantas meninggalkan arena Munas. Jadi karena ancaman dari DPD-DPD nya dan juga DPP. Untuk itu saya sampaikan yang direkomendasikan terpaksa meninggalkan Munas,” kata pimpinan sidang Ibnu Munzier.

Hal itu disampaikan Ibnu sebelum agenda pemilihan ketua umum. Dengan demikian, pemilihan ketua diikuti oleh 294 nama‎.

Ketua Panitia Yorrys Raweyai membenarkan hal tersebut. Yorrys mendapat laporan beberapa DPD yang mendapat ancaman agar tak menghadiri Munas di Jakarta.

“Jawa Timur ada 17 yang ditelepon, ditarik pulang. Jateng ada beberapa,” kata Yorrys.

Karena itu, Yorrys mengatakan, sebagai ketua pelaksana tadi dia memberi pengarahan sebelum pemilihan ketua umum kepada peserta agar mereka tetap teguh dan tidak takut dengan ancaman-ancaman.

“Goyang psikologi mereka. Makanya tadi gua motivasi,” kata Yorrys. (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL