Yuddy CJakarta, LiputanIslam.com–Surat edaranMenteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) tentang larangan PNS menggelar kegiatan di hotel, resmi berlaku hari ini, Senin (1/12). Bila dilanggar, sejumlah sanksi telah menanti. Tujuan larangan ini adalah untuk menghemat uang negara.

Dalam surat edaran MenPAN nomor 10 tahun 2014 itu, MenPAN RB, Yuddy Chrisnandi meminta seluruh instansi menggunakan fasilitas yang ada saat ini. Rapat beralih dari hotel ke ruang rapat kantor masing-masing.

Yuddy menegaskan sanksi berat siap diberlakukan tanpa pandang bulu. “Bagi pejabat-pejabat negara tingkat pusat dan daerah yang mengabaikan imbauan peningkatan efesiensi dan efektifitas, bisa ditunda promosinya, didemosi, dan kena sanksi,” tutur Yuddy, seperti dikutip detikcom (23/11).

“Selain itu gaji ketigabelasnya tidak diturunkan dan tunjangan kinerjanya tidak diberikan. Berat semua (sanksinya) itu,” kata politisi Partai Hanura tersebut menambahkan.

Menurut Yuddy,  larangan bagi PNS menggelar rapat di hotel, serta pembatasan perjalanan dinas, bisa menghemat anggaran hingga 20 persen.

“Memang tidak sampai 50 persen. Dengan kebijakan tersebut bisa menghemat anggaran hingga 20 persen lebih, termasuk juga pengurangan anggaran perjalanan dinas,” kata Yuddy seperti dikutip Kompas (19/11/2014).

Selain itu Yuddy juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) No 13/2014 tentang Gerakan Hidup Sederhana yang ditujukan kepada PNS. Mulai 1 Januari 2015, acara seperti pernikahan, tasyakuran, dan acara sejenis lainnya dibatasi dengan maksimal 400 undangan, serta jumlah peserta yang hadir tidak boleh lebih dari 1.000 orang. (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL