Deretan_kartu_emoneyJakarta, LiputanIslam.comE-Money (uang elektronik) memiliki fungsi untuk  memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. Karena saat ini uang tunai lebih rentan, khususnya pemalsuan dalam setiap transaksi keuangan. Atas dasar itu Majelis Ekonomi Muhammadiyah siap untuk mengeksplor dan menggunakan E-Money ke depannya.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bambang Sudibyo menyampaikan hal tersebut dalam seminar nasional “Menggagas Format E-Money Muhammadiyah Menuju Financial Inclusion dan Less Cash Society”, Jumat (18/4). Bambang Sudibyo yang juga mantan menteri keuangan itu mengatakan, kelebihan lainnya E-Money bisa digunakan saat bertransaksi di supermarket atau minimarket. Atas dasar itu warga Muhammadiyah harus mengeksplorasi penggunaan E-Money.

”Muhammadiyah sudah saatnya menyadari, bahwa saat ini sebagai kekuatan ekonomi” kata Bambang dalam pers rilis yang diterima media. Ia menjelaskan, saat ini Indonesia adalah bagian dari ekonomi ASEAN. Begitu juga dengan kekuatan ekonomi yang mulai bergeser barat ke Asia dan Indonesia menjadi bagian dari itu. Inilah yang menjadi momentum yang akan didapat 6-7 tahun lagi.

Melihat potensi besar ini, Muhammadiyah sebagai pembaru di bidang sosial dan ekonomi pun telah menyadari hal itu. Ia juga berpesan agar warga Muhammadiyah memindahkan, atau ia sebut hijrah, dana-dananya ke perbankan syariah.

”Saya mengajukan agar uang-uang Muhammadiyah itu, tidak banya menganggur di giro saja,” tutur dia.(ca/republika.co.id)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL