Sana’a LiputanIslam.com–Badan bantuan medis international Doctors Without Borders memperingatkan kondisi kesehatan yang buruk yang dihadapi jutaan warga Yaman sebagai akibat dari agresi militer Arab Saudi.

Badan yang dikenal dengan akronim dalam bahasa Prancis MSF (Medecins Sans Frontieres) ini menyatakan bahwa perang selama 30 bulan ini mempengaruhi kehidupan penduduk sipil Yaman, termasuk sejumlah besar anak-anak.

“Setelah tiga puluh bulan perang, kenaikan harga barang-barang dan pengangguran mengakibatkan pengaruh yang masif kepada warga,” sebut MSF.

Menurut laporan dari kepala misi MSF di Yaman, Ghassan Abou Chaar, ada jutaan warga Yaman yang tidak dapat mengakses perawatan kesehatan. Dan juga, para dokter dan pekerja kesehatan di sana tidak mendapatkan upah selama 13 bulan.

Kepala Kantor Koordinasi Hubungan Kemanusiaan PBB (OCHA), Mark Lowcock, dalam kunjungannya ke negara paling miskin di Timur Tengah ini mengaku “terkejut melihat pengaruh buruk dari konflik buatan manusia ini.”

PBB menamai konflik yang berjalan di Yaman ini sebagai “krisis kemanusiaan paling besar di dunia. Konflik ini mengakibatkan 7 juta orang kelaparan dan sekitar 17 juta jiwa atau 60% populasi negara itu menghadapi ketidakamanan pangan. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL