Mobil karya ITS (foto:tempo)

Mobil karya ITS (foto:tempo)

Surabaya, LiputanIslam.com-– Kemampuan anak bangsa di bidang teknologi kembali menorehkan harapan. Molina (Mobil Listrik Nasional) buatan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) telah siap diujuji coba dalam Tour de Java pada 2-6 Mei 2014. Uji coba dimulai dari Jakarta hingga berakhir di Surabaya.

Molina menempuh rute perjalanan Jakarta-Bandung-Tasikmalaya-Purwokerto-Yogyakarta-Madiun-Surabaya dengan jarak sekitar 700 kilometer. “Setiap titik pemberhentian di Bandung dan Yogyakarta, kami pamerkan mobil ini kepada siswa-siswa SMA,” kata Ketua Tim Molina, Nur Yuniarto, saat peluncuran di ITS, Jumat, 25 April 2014.

Dua mobil listrik ini dinamai EZZY ITS ver 1.0 dan EZZY ITS ver 1.1. Keduanya memiliki spesifikasi berbeda, khususnya soal komponen dapur pacu. EZZY ITS ver 1.0 mengadopsi jenis engine supercar DOHC 24v Type 6 Cylinder.

Mesinnya memakai pabrikan YASA 750 Brushless DC Motor dengan daya 50 kilowatt. Adapun EZZY ITS ver 1.1 mengusung mesin jenis permanent magnet brushless DC dengan daya 30 KW. Konsumsi energi dua Molina ini 5,3 kilometer per Kwh. “Sekali cas baterai empat jam,” ujar anggota tim lainnya, Agus Mukhlisin.

Selain Molina, ITS juga mengikutsertakan mobil tenaga surya, Sapuangin, dan mobil Lowo Ireng Supercar. Mobil Sapuangin pernah dilombakan dalam ajang World Sollar Challenge di Australia. Adapun mobil Lowo Ireng Supercar mengusung mesin Mitsubishi Gallant V6 Twin Turbo berkapasitas 2.500 CC.

Khusus Lowo Ireng, kata Nur, pihaknya hanya merekonstruksi aerodinamika dan membuat Electronic Control Unit. “Mesin dikasih dan Lowo Ireng tetap memakai BBM. Kami hanya bertugas mendesain tampilan dan membuat ECU,” kata Nur.

Rektor ITS Triyogi Yuwono mengatakan ide membikin Molina tercetus setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendorong ITS agar membuat prototipe mobil listrik. Pihaknya belum melangkah untuk mematenkan hak cipta dan memproduksi massal. “Belum ada rencana produksi massal. Mungkin 2019 baru bisa, dengan catatan melibatkan universitas, pemerintah, dan industri,” katanya.(dw/tempo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL