lufthansaBerlin, LiputanIslam.com — Aksi mogok terbang para pilot maskapai penerbangan raksasa Jerman Lufthansa hari Senin (20/10), yang telah berpengaruh pada sebagian besar penerbangan di Eropa, akan ditingkatkan.

Jika sebelumnya hanya pilot-pilot jalur penerbangan jarak pendek, pada hari Selasa (21/10) besok aksi mogok juga akan dilakukan oleh pilot-pilot jarak jauh Lufthansa.

Sebagaimana laporan BBC News, Senin (20/10), para pilot jarak pendek Lufthansa melakukan aksi mogok terbang mulai Senin tengah hari selama 35 jam, mengakibatkan pembatalan 1.450 penerbangan dan menelantarkan sekitar 200.000 penumpang.

Para pilot tersebut memprotes rencana peraturan-peraturan baru terkait pensiun dan tunjangan pensiun.

Kondisi semakin rumit karena para aksi mogok juga dilakukan oleh para pekerja kereta api yang berdampak pada jadwal perjalanan kereta api. Hanya sepertiga kereta api antar kota Jerman beroperasi pada akhir pekan lalu.

Aksi mogok para pilot Lufthansa ini merupakan aksi ke 8 tahun ini. Keputusan federasi pilot untuk meningkatkan aksi mogok dengan melibatkan pilot-pilot penerbangan jarak jauh menandakan situasinya semakin serius.

Minggu lalu federasi pilot Lufthansa, Vereinigung Cockpit, menyerukan pilot-pilot maskapai anak perusahaan Lufthansa, Germanwings, untuk melakukan aksi mogok selama 12 jam.

“Sungguh disayangkan, Lufthansa tidak menanggapi proposal Vereinigung Cockpit setelah 7 kali aksi mogok sejak bulan April,” demikian pernyataan Vereinigung Cockpit yang mewakili 5.400 pilot Lufthansa.

Salah satu poin yang menjadi perselisihan menejemen maskapai dan federasi pilot adalah tentang usia pensiun pilot.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL