china spacecraftBeijing, LiputanIslam.com — Pesawat ulang alik ruang angkasa pertama Cina berhasil melaksanakan misinya dan kembali ke bumi dengan selamat.

Kantor berita Russia Today, Sabtu (1/11) melaporkan, pesawat ulang alik tanpa awak “Xiaofei” atau “penerbang kecil” berhasil mendarat dengan mulus di padang rumput di Mongolia, Sabtu (1/11), setelah sebelumnya berhasil menjalankan misinya mengelilingi bulan.

Misi ini adalah awal dari proyek ambisius Cina untuk mendaratkan pesawat tanpa awak di bulan dan kembali lagi ke bumi pada tahun 2017 mendatang. Demikian Russia Today melaporkan dengan mengutip kantor berita Xinhua.

Misi penerbangan luar angkasa ulang-alik adalah yang pertama kali bagi Cina setelah negara ini berhasil menerbangkan pesawat ruang angkasa berawak pertama kalinya tahun 2003 lalu. Bulan Desember lalu Cina mengirimkan robot peneliti ke bulan. Meski mengalami berbagai hambatan teknis, robot itu berhasil mendarat di permukaan bulan dan kini masih menjalankan misinya mengumpulkan data dari permukaan bulan.

Dalam perjalanan kembali ke bumi, pesawat ulang alik Xiaofei yang diluncurkan dengan roket Long March akhir pekan lalu, terbang dengan kecepatan 11,2 kilometer per-detik, mengakibatkan suhu di permukaan pesawat itu mencapai 1.500 derajat Celsius karena gesekan dengan atmosfir bumi.

Untuk mengurangi daya gesekan, Cina menerapkan metode “skip-reentry technology”, yaitu membiarkan pesawat untuk terpental sesaat setelah memasuki atmosfir bumi dan mendarat.

Selain misi pendaratan di bulan, Cina berambisi untuk membuat stasiun luar angkasa permanen pada tahun 2020 mendatang.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL