militer thailand2Bangkok, LiputanIslam.com — Seorang jendral senior Thailand membantah tuduhan bahwa militer telah merencanakan kudeta sebelum hal itu dilakukan tanggal 22 Mei lalu. Hal ini sebagai bantahan atas pernyataan seorang tokoh politik oposisi yang menyebutkan bahwa militer telah merencanakan untuk melakukan kudeta selama bertahun-tahun.

Letjend Chatchalerm Chalermsukh dalam wawancara dengan BBC, Rabu (25/6), juga menyebutkan bahwa tokoh-tokoh politik yang ditahan oleh rezim militer paska kudeta, telah diperlakukan dengan baik. Tidak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa mantan perdana menteri yang kontroversial, Thaksin Shinawatra dan keluarganya, masih bisa kembali ke dunia politik.

Militer Thailand melakukan kudeta atas pemerintahan sipil pada tanggal 22 Mei lalu, setelah berbulan-bulan Thailand dilanda aksi-aksi kekerasan karena kebuntuan politik.

Dengan janji akan mengembalikan demokrasi, pemimpin rezim Jendral Prayuth Chan-ocha mengatakan bahwa rezim militer kemungkinan akan berkuasa hingga setahun lebih setelah kondisi sosial politik stabil.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, tokoh oposisi pendukung kudeta, Suthep Thaugsuban, mengatakan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Jendral Prayuth selama bertahun-tahun tentang perlunya kudeta militer.

“Saat kita telah mencapai tahap akhir, dengan pemilu baru, reformasi telah berjalan penuh. Semua orang warga Thailand berhak mengikuti pemilu, bahkan keluarga Thaksin Shinawatra,” kata jendral Chalermsukh.

“Anda akan menyaksikan bagaimana kami menjalankan semua hal (reformasi). Kami tidak mengejar-ngejar Thaksin sebagaimana dulu. Ia bebas melakukan apapun. Kami ingin ia kembali dan melawan tuduhan terhadapnya. Jika ia yakin akan menang, maka ia akan kembali ke dunia politik,” kata Chalermsukh.

Sementara itu mantan menteri Charupong Reuangsuwan, baru-baru ini mengumumkan telah membentuk kelompok perlawanan terhadap rezim militer di pengasingan. Ia satu-satunya menteri kabinet Shinawatra yang berhasil melarikan diri sebelum ditangkap militer paska kudeta.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL