Sumber: Presstv

Kobani, LiputanIslam. Com—Unit pasukan pemerintah Suriah telah memasuki kota strategis yang dihuni warga Kurdi di bagian utara Provinsi Aleppo, saat militer Turki tengah melakukan operasi pemberantasan orang-orang Kurdi yang hidup di wilayah Suriah.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan pada Rabu (16/10) bahwa pasukan Suriah telah memasuki kota Kobani, usai gerilyawan dari Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) yang didominasi Kurdi disebut-sebut telah membuat kesepakatan dengan pemerintah Damaskus untuk melawan kampanye militer Kurdi.

Sebelumnya pada hari itu,  jaringan berita televisi Libanon berbahasa Arab al-Mayadeen melaporkan bahwa pasukan tentara Suriah telah dikerahkan di desa-desa di provinsi utara Raqqah, Suriah.

Sumber lapangan yang tidak disebutkan namanya juga mengatakan kepada kantor berita Sputnik Rusia bahwa pasukan pemerintah Suriah telah memasuki kota Raqqah, bekas ibukota yang secara de facto sempat dikontrol oleh kelompok teroris Daesh Takfiri di Suriah.

Baca: SDF Tak Akan Serahkan Tahanan ISIS Kepada Damaskus dan Ankara

Pada Senin lalu, pasukan pemerintah Suriah tiba di kota Tabqa, di pinggiran Raqqah, dan Ayn Isa, yang berfungsi sebagai markas besar pemerintahan otonom yang dipimpin Kurdi di Suriah dan terletak 32 kilometer (20 mil) dari perbatasan Turki-Suriah.

Operasi militer Turki ke wilayah Kurdi-Suriah terjadi usai Trump menarik pasukan AS wilayah Suriah, meninggalkan pasukan Kurdi yang telah bersekutu dengan koalisi militer pimpinan AS rentan terhadap serangan Turki.(fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*