nigeria militaryAbuja, LiputanIslam.com — Selain kelompok Boko Haram, militer Nigeria juga dinyatakan sebagai pelaku kekejaman perang. Demikian laporan Amnesty International (AI) sebagaimana dikutip kantor berita BBC,  Selasa 5/8).

Dalam laporannya, AI menyebutkan memiliki rekaman yang memperlihatkan kekejaman anggota militer yang menggorok leher para tahanan yang dicurigai anggota Boko Haram.

Menanggapi laporan itu pemerintah Nigeria mengatakan bahwa kekejaman tidak ada tempat di dalam kemiliteran Nigeria dan berjanji akan melakukan penyelidikan atas laporan tersebut.

AI mengatakan bahwa rekaman tersebut diperoleh dari berbagai sumber dalam penelitian mereka di Provinsi Borno.

Para pelakunya adalah “anggota militer Nigeria dan Civilian Joint Task Force” (CJTF), milisi bentukan pemerintah”, demikian laporan AI.

Menurut AI, militer dan CJTF secara rutin melakukan tindakan eksekusi seperti itu terhadap para tawanan

Dalam salah satu rekaman tersebut, disebutkan sebanyak 16 orang tahanan yang semuanya masih muda, sebanyak 9 orang digorok lehernya dan sisanya ditembak kepalanya. Peristiwanya terjadi pada hari yang sama dengan serangan Boko Haram terhadap pusat penahanan militer di dekat ibukota Borno, Maiduguri, tanggal 14 Maret lalu.

Humas Dephan Nigeria Brigjen Chris Olukolade mengatakan para pejabat senior dan ahli forensik akan melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

“Demi memastikan kebenaran dari klaim tersebut untuk mengidentifikasi para pelaku di balik aksi tersebut,” kata Olukolade.

Amnesty Internasional juga mengklaim memiliki rekaman yang menunjukkan kondisi seusai serangan Boko Haram atas sebuah desa, dimana kelompok itu membunuh hampir 100 orang dan menghancurkan rumah-rumah warga.

AI menyerukan dilakukannya penyelidikan serius atas apa yang disebutnya “pola pelanggaran HAM dan hukum internasional yang serius dan sistematis yang dilakukan semua pihak”.

Sementara itu pada tahun ini kelompok Boko Haram telah membunuh lebih dari 2.000 orang. Demikian laporan Human Right Watch.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL