kota Arsal (di Lembah Bekaa)

kota Arsal (di Lembah Bekaa)

Beirut, LiputanIslam.com–Militer Lebanon mulai menegakkan keamanan di kawasan Lembah Bekaa, Lebanon utara. Kawasan ini selalu diklasifikasikan sebagai ‘wilayah di luar kekuasaan negara’ dan karenanya banyak terjadi penculikan, pencurian, serta perdagangan narkoba.

Militer Lebanon melakukan prosedur militer yang ketat untuk memburu para penjahat. Tentara kini berhadapan dengan dua kelompok di Lembah Bekaa, yaitu kelompok teroris yang semakin meraja lela sejak pecahnya perang Suriah Maret 2011 dan pelaku kejahatan kriminal.

Seperti diberitakan Al Monitor (26/11), akhir-akhir ini, aksi penculikan telah melonjak di Lembah Bekaa. Salah satunya adalah penculikan Ayman Sawan di Saadnayel. Isu yang merebak, Ayman diculik dengan latar belakang mazhab, sehingga muncul aksi balasan dari kelompok lain. Namun kemudian terbukti bahwa alasan penculikan itu adalah uang semata, yaitu permintaan uang tebusan.

Selain itu, pencurian mobil, penembakan, dan pelanggaran warga telah meningkat drastis. Para kriminal juga membuat bom mobil, lalu menjualnya kepada teroris di Suriah.

Ketua Parlemen Nabih Berri memberikan dukungan penuh untuk operasi keamanan di Lembah Bekaa.

“Operasi ini membutuhkan waktu yang lama, dan orang-orang kami di Lembah Bekaa telah dirugikan oleh penculikan, pencurian dan tindakan-tindakan lain di tangan beberapa preman. Tentara memiliki kekuasaan mutlak untuk menyelesaikan langkah komprehensif ini, kata Berri.

Beberapa jam setelah operasi militer dimulai, sekelompok penjahat yang menjadi target tentara melarikan diri sambil menembaki rumah keluarga Kristen, Fakhry di kota Btedaai (di Deir alAhmar). Akibatnya, seorang wanita tewas, anaknya terluka dan suaminya meninggal. (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL