jolojeepManila, LiputanIslam.com — Kelompok militan bersenjata menyerang 2 kendaraan di kawasan Filipina Selatan. Akibatnya 18 orang dilaporkan meninggal.

Mengutip pernyataan militer Filipina, BBC melaporkan bahwa kelompok Abu Sayyaf berada di balik serangan tersebut, meski belum ada pernyataan langsung dari kelompok ini.

Militer Filipina menyebutkan sekitar 50 orang militan terlibat dalam serangan yang terjadi Minggu sore (27/7) di dekat kota Talipao, Pulau Jolo itu.

Abu Sayyaf dan kelompoknya dipercaya bersembunyi di hutan-hutan pedalaman Pulau Jolo. Diperkirakan kelompok ini beranggotakan sekitar 300 orang dan terbagi dalam beberapa faksi.

Sebagian korban adalah anggota kelompok milisi bersenjata yang bekerjasama dengan militer dalam memerangi kelompok militan Abu Sayyaf. Mereka tengah dalam perjalanan mudik memperingati hari Idhul Fitri.

Laporan-laporan juga menyebutkan adanya anak-anak dan wanita di antara para korban yang tewas dan terluka.

Abu Sayyaf dikenal dengan aktifitas penculikan yang ditujukan pada orang-orang asing dengan motif mendapatkan tebusan demi menjalankan misinya. Kelompok ini tidak termasuk dalam bagian kelompok utama gerakan perjuangan pembebasan Moro, Moro Islamic Liberation Front (MILF), yang pada bulan Maret lalu menandatangani perjanjian damai dengan pemerintah.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL