antonio g

Antonio G, sumber foto: UNHCR.co.id

Bangui, Liputanislam.com—Dalam sidang Dewan Keamanan PBB, Badan Pengungsian PBB melaporkan bahwa milisi Kristen telah mengusir sebagian besar muslimin keluar dari Republik Afrika Tengah bagian barat, Kamis(6/3)

“Milisi Kristen telah”membersihkan” hampir semua muslim dari Republik Afrika Tengah (CAR) bagian barat,” ucap Komisaris tertinggi PBB untuk para pengungsi, Antonio Guteres.

“Puluhan ribu muslimin telah meninggalkan negara itu, sebagian lainnya terlantar, dan sisanya tetap tinggal namun berada dibawah ancaman,” tambahnya. Ketua Badan PBB untuk pengungsi itu juga menyatakan bahwa sekitar 15.000 orang
terperangkap di 18 lokasi di CAR barat, dimana mereka dikelilingi oleh milisi Kristen anti Balaka.

“Pasukan keamanan memang telah berada disana, namun jika pasukan tambahan tidak segera dikerahkan, maka banyak diantara penduduk sipil itu yang akan menanggung resiko terbunuh dalam sekejab,” ungkap Guteres lagi.

“Iblis pembersih etnis agama harus dihentikan sekarang,” ungkap Guteres kepada DK PBB.Pertemuan DK PBB pada Kamis kemarin bertujuan untuk mempertimbagkan draft yang diajukan Sekjen PBB Ban Ki-Moon yang ingin mengirim 12.000 penjaga keamanan PBB ke CAR.

Konflik di CAR meletus saat pemberontak Seleka yang muslim, melancarkan kudeta pada Desember 2012 dan mengakibatkan milisi kristen yang dikenal sebagai anti-Balaka membalas dendam sehingga mengakibatkan ribuan orang tewas dan sekitar 2,2 juta lainnya, setengah dari keseluruhan penduduk perlu pertolongan kemanusiaan.

Menurut ketua Badan HAM PBB, lebih dari 650.000 orang terlantar di CAR, sedang 300.000 lainnya mengungsi ke negara-negara tetangga. (LiputanIslam.com/dwallafrica/lb)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*